Selamat datang di Perpustakaan IAIN Salatiga
HUBUNGAN KEAKTIFAN SALAT BERJAMAAH DENGAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA KELAS VIII MTs ASSA’ID BLADO KECAMATAN BLADO KABUPATEN BATANG TAHUN 2013
Tahun 2013
Penulis KHAFIDZ SETIAWAN
Pembimbing Siti Rukhayati, M. Ag.
Subyek PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Download File fulltext : []
abstraksi : []
Abstrak
Kata Kunci : Keaktifan salat berjamaah dan kedisiplinan belajar siswa. Penelitian ini merupakan upaya untuk mengetahui keaktifan salat berjamaah siswa kelas VIII MTs Assa’id Blado Kecamatan Blado Kabupaten Batang tahun 2013, dan untuk mengetahui kedisiplinan belajar siswa kelas VIII MTs Assa’id Blado Kecamatan Blado Kabupaten Batang tahun 2013, serta untuk mengetahui hubungan keaktifan salat berjamaah dengan kedisiplinan belajar siswa kelas VIII MTs Assa’id Blado Kecamatan Blado Kabupaten Batang tahun 2013. Pertanyaan utama yang ingin dijawab melalui penelitian ini adalah (1) bagaimanakah keaktifan salat berjamaah siswa kelas VIII MTs Assa’id Blado Kecamatan Blado Kabupaten Batang Tahun 2013?, dan (2) bagaimanakah kedisiplinan belajar siswa kelas VIII MTs Assa’id Blado Kecamatan Blado Kabupaten Batang Tahun 2013?, serta (3) adakah hubungan antara keaktifan salat berjamaah dengan kedisiplinan belajar siswa kelas VIII MTs Assa’id Blado Kecamatan Blado Kabupaten Batang Tahun 2013?. Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian ini menggunakan angket atau kuesioner sebagai instrumen penelitian guna mendapatkan data atau informasi yang dibutuhkan. Untuk melengkapi data yang dibutuhkan, dalam penelitian ini juga menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang diperoleh adalah adanya korelasi yang signifikan antara keaktifan salat berjamaah dengan kedisiplinan belajar siswa kelas VIII MTs Assa’id Blado Kecamatan Blado Kabupaten Batang Tahun 2013. Hal ini dinyatakan dengan nilai rxy sebesar 0,767 dengan jumlah responden (N) adalah 33. Setelah dikonsultasikan dengan “r” tabel, pada taraf signifikan 5% diperoleh “r” tabel = 0,344, karena nilai rxy sebesar 0,767, maka rxy > rtabel. Selanjutnya pada taraf 1% diperoleh “r” tabel = 0,442, karena nilai rxy = 0,767, maka rxy > rtabel.